Konferensi Nasional PkMCSR 2017

Buku Sponsor

 

A. Latar Belakang

Pendekatan yang kini sering digunakan dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan mengangkat harkat martabat dari masyarakat yang miskin dan membutuhkan adalah pemberdayaan masyarakat. Konsep ini menjadi sangat penting terutama karena memberikan perspektif positif terhadap orang miskin. Orang miskin tidak dipandang sebagai orang yang serba kekurangan (misalnya: kurang makan, kurang pendapatan, kurang sehat, kurang dinamis) dan objek pasif penerima pelayanan belaka, melainkan sebagai orang yang memiliki beragam kemampuan yang dapat dimobilisasi untuk perbaikan hidupnya. Konsep pemberdayaan memberi kerangka acuan mengenai matra kekuasaan (power) dan kemampuan (kapabilitas) yang terkait dengan aspek manusia, sosial, ekonomi, budaya, politik, dan kelembagaan. Melalui pemberdayaan masyarakat dapat terwujud penyediaan sumber daya, kesempatan, pengetahuan, dan keterampilan bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sehingga masyarakat bisa menemukan masa depan yang lebih baik. Amanah inilah yang diemban dalam salah satu tri darma perguruan tinggi.

Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: Dharma pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam dharma pendidikan, perguruan tinggi diharapkan melakukan peran pencerdasan masyarakat dan transmisi budaya. Dalam dharma penelitian, perguruan tinggi diharapkan melakukan temuan-temuan baru ilmu pengetahuan dan inovasi kebudayaan untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam dharma pengabdian kepada masyarakat, perguruan tinggi diharapkan melakukan pelayanan kepada masyarakat untuk ikut mempercepat proses peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat. Melalui dharma pengabdian kepada masyarakat inilah perguruan tinggi juga akan memperoleh umpan balik dari masyarakat tentang tingkat kemajuan dan relevansi ilmu yang dikembangkan perguruan tinggi itu. Keberadaan Perguruan Tinggi mempunyai kedudukan dan fungsi penting dalam pemberdayaan masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat diupayakan secara bersama-sama antara perguruan tinggi dan dunia usaha. Keduanya merupakan aset nasional yang sangat menentukan bagi kemajuan bangsa, terlebih bila ada kerjasama yang saling menguntungkan atau kemitraan. Kerjasama antara perguruan tinggi dan dunia usaha merupakan ajang untuk saling melengkapi sehingga kedua belah pihak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. Pertumbuhan dunia usaha akan turut memacu laju pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam hal ini, perguruan tinggi berperan sebagai katalisator. Perguruan tinggi melalui lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, merupakan mitra kerja dunia usaha dalam mengupayakan peningkatan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Dalam pelaksanaan corporate social responsibility (CSR) dunia usaha bisa bermitra dengan perguruan tinggi. Pertumbuhan sebuah perusahaan dan perkembangan sebuah perguruan tinggi, juga harus bisa dinikmati oleh masyarakat di sekitarnya. Ketiga elemen inilah yang kemudian bersinergi membentuk konsep pembangunan berkelanjutan.

Dunia usaha adalah salah satu pilar utama dalam sinergi yang sekaligus dapat memberikan dua bentuk dukungan: pendanaan dan non-pendanaan. Apapun bentuk dukungan yang diberikan, dunia usaha berkepentingan langsung untuk memastikan masyarakat berkembang taraf hidupnya, karena hanya dengan berada di tengah masyarakat yang berdayalah dunia usaha dapat berkembang secara berkelanjutan pula.

CSR selain menyumbang pada pembangunan berkelanjutan juga suatau bentuk peran serta dunia usaha untuk turut meningkatkan kesejahteraan, pendidikan, keterampilan, pengetahuan (berbagai aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup) masyarakat dan lingkugan sekitarnya. Dipandang dari perspektif pembangunan yang lebih luas, CSR menunjuk pada kontribusi perusahaan terhadap konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development), yakni “pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini tanpa mengabaikan kebutuhan generasi masa depan.” Dengan pemahaman bahwa dunia bisnis memainkan peran kunci dalam penciptaan kerja dan kesejahteraan masyarakat, CSR secara umum dimaknai sebagai sebuah cara dengan mana perusahaan berupaya mencapai sebuah keseimbangan antara tujuan-tujuan ekonomi, lingkungan, dan sosial masyarakat, seraya tetap merespon harapan-harapan para pemegang saham (shareholders) dan pemangku kepentingan (stakeholders).

Konferensi Nasional PkM – CSR merupakan wadah kerjasama antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah dan pelaku lain dalam upaya diseminasi dan kerjasama kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh Universitas Pelita Harapan, Universitas Multimedia Nusantara, dan Universitas Swiss German sejak tahun 2015. Pada tahun 2015 konferensi PkM-CSR diselenggarakan di Kampus Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang yang dihadiri oleh 120 peserta. Pada tahun 2016 konferensi PkM-CSR diselenggarakan di Padang di Sumatera Barat bekerjasama dengan Universitas Bung Hatta yang dihadiri oleh 152 peserta. Untuk tahun 2017 konferensi PkM-CSR akan diselenggarakan di Surakarta pada tanggal 19-21 Oktober 2017 bekerjasama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diharapkan akan dihadiri oleh sekitar 200 peserta.

B. Tema Kegiatan

Tema kegiatan Konferensi Nasional ini adalah “Optimalisasi Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha untuk Pemberdayaan Masyarakat”.

C. Tujuan

Tujuan dari kegiatan Konferensi Nasional ini antara lain:
1. Sarana untuk bertukar informasi dan berdiskusi terkait dengan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang telah dilakukan oleh lembaga pendidikan maupun program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilakukan oleh dunia usaha.
2. Menjadi awal untuk menciptakan sinergi antara kegiatan PKM di lembaga pendidikan dan CSR di dunia usaha sehingga menjadi program pemberdayaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
3. Menjadi forum ilmiah yang mempertemukan para akademisi, peneliti, dan dunia usaha, NGO dan instansi pemerintah (pusat, provinsi, kabupaten, dan kota).

D. Sasaran

Sasaran kegiatan Konferensi Nasional ini adalah para akademisi, peneliti, ahli, profesional, praktisi, dan pengambil kebijakan di lingkungan lembaga penelitian, dunia usaha, lembaga swadaya, dan lembaga pemerintahan.

E. Subtema

Subtema dalam Konferensi Nasional ini antara lain:
1. Teknologi tepat guna
2. Teknologi Informasi dan Komunikasi
3. Kesehatan
4. Pendidikan
5. Ekonomi, Sosial dan Budaya
6. Lingkungan Hidup dan Kebencanaan

F. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan Konferensi Nasional akan diselenggarakan pada:
Hari, Tanggal : Kamis – Sabtu, 19-21 Oktober 2017
Tempat : Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS)
Jl. Ir. Sutami 36 A, Kentingan, Surakarta, Solo – Jawa Tengah

 G. PkM-CSR Award

Selain penyelenggaraan konferensi, juga diadakan penghargaan PkM-CSR Award yang akan diberikan kepada peserta yang mendaftarkan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang merupakan hasil kerjasama perguruan tinggi dengan perusahaan atau dengan pemerintah atau dengan lembaga non pemerintah, atau diselenggaralan oleh CSR Perusahaan sendiri. Pemenangnya akan dipilih berdasarkan dampak positif dan solusi inovatif dalam bidang:

1.Pertanian, perikanan, dan kelautan
2.Lingkungan hidup dan manajemen bencana
3.Kesehatan
4.Ekonomi, Sosial, dan Budaya
5.Teknologi Informasi dan Komunikasi
6.Pendidikan


 

PKMCSR 2016

Konferensi Nasional PKMCSR II
Pengabdian Masyarakat dan Corporate Social Responsibility
“Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat di Era MEA”
Padang, 27 – 28 Oktober 2016

Co Host: Universitas Bung Hatta (UBH) – Padang

Latar Belakang

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab semua pihak, baik itu Pemerintah, akademisi, bisnis maupun masyarakat itu sendiri. Tiga Perguruan Tinggi ternama di Tangerang yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Swiss German University (SGU) untuk kedua kalinya akan menyelenggarakan Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKMCSR) dengan Tema yang dipilih pada tahun ini adalah “Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat di Era MEA”.

Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai akhir tahun 2015 menciptakan persaingan tenaga kerja yang ketat di kawasan Asia Tenggara. MEA harus disikapi sebagai peluang bagi peningkatan kemampuan daya saing SDM dan pertumbuhan industri nasional, di mana Perguruan Tinggi dapat berperan aktif di dalamnya.

Pengabdian kepada Masyarakat adalah kegiatan sivitas akademika yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa, sedangkan dunia usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi lain, dunia usaha, ataupun pihak lain, baik dalam negeri maupun luar negeri. Indonesia juga perlu mengalihkan investasi ke peningkatan kapasitas penelitian, terutama di perguruan tinggi.

Dalam rangka lebih meningkatkan pembangunan perekonomian nasional dan sekaligus memberikan landasan yang kokoh bagi dunia usaha dalam menghadapi perkembangan perekonomian dunia dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi, Perguruan Tinggi bisa mendukung baik dari sisi tenaga kerja, penerapan hasil penelitian maupun kerja sama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang dapat menjamin terselenggaranya iklim dunia usaha yang kondusif.

Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, dalam hal ini perusahaan memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, termasuk di antaranya adalah masyarakat dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Oleh karena itu, CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, yakni perusahaan, dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata pada dampak dalam aspek ekonomi, tetapi juga harus menimbang dampak sosial dan lingkungan yang timbul dari keputusannya itu, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka yang lebih panjang. Dengan pengertian tersebut, CSR dapat dikatakan sebagai kontribusi perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dengan cara manajemen dampak terhadap seluruh pemangku kepentingannya. Dengan pemahaman bahwa dunia bisnis memainkan peran kunci dalam penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat, CSR secara umum dimaknai sebagai sebuah cara dimana perusahaan berupaya mencapai sebuah keseimbangan antara tujuan-tujuan ekonomi, lingkungan dan sosial masyarakat, seraya tetap merespon harapan-harapan para pemegang saham dan pemangku kepentingan.

Dunia usaha adalah salah satu pilar utama dalam sinergi antara Perguruan Tinggi, dunia usaha dan Pemerintah. Dunia usaha dapat memberikan dukungan baik dari segi pendanaan, pemanfaatan tenaga kerja maupun penerapan hasil penelitian untuk dimanfaatkan di masyarakat. Apapun bentuk dukungan yang diberikan, dunia usaha berkepentingan langsung untuk memastikan masyarakat berkembang taraf hidupnya, karena hanya dengan berada di tengah masyarakat yang berdayalah dunia usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

Tema Kegiatan

Tema kegiatan Konferensi Nasional ini adalah “Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan di Era MEA”.

Tujuan

Tujuan dari kegiatan Konferensi Nasional ini antara lain:

  1. Sarana untuk bertukar informasi dan berdiskusi terkait dengan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang telah dilakukan oleh lembaga pendidikan maupun program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilakukan oleh dunia usaha.
  2. Menjadi awal untuk menciptakan sinergi antara kegiatan PKM di lembaga pendidikan dan CSR di dunia usaha sehingga menjadi program pemberdayaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
  3. Menjadi forum ilmiah yang mempertemukan para akademisi, peneliti, dan dunia usaha, NGO dan instansi pemerintah (pusat, provinsi, kabupaten, dan kota).

Sasaran

Sasaran kegiatan Konferensi Nasional ini adalah para akademisi, peneliti, ahli, profesional, praktisi, dan pengambil kebijakan di lingkungan lembaga penelitian, dunia usaha, lembaga swadaya dan lembaga pemerintah.

0001

Silahkan klik untuk download Poster PKMCSR 2016

PKM-CSR Award 2016

Call for Entries:

Poster PKM CSR Award_Final-001

Untuk download PKM-CSR Award klik link berikut:

PKM-CSR Award Poster

PKM-CSR Award 2016

Program PKM-CSR Award adalah program yang memberikan penghargaan kepada usaha yang dilakukan oleh institusi/perusahaan dalam meningkatkan taraf hidup, memperbaiki lingkungan, dan meningkatkan kecerdasan bangsa.

Program ini melibatkan kerjasama antara perusahaan/instansi pemerintah dan lembaga pendidikan tinggi dalam memberi dampak positif pada masyarakat Indonesia.

PKM CSR Award ini sekaligus bisa menjadi ajang mempromosikan kemitraan PKM-CSR institusi/perusahaan dalam forum nasional.

Syarat pendaftaran

  1. Program PKM-CSR yang didaftarkan harus merupakan kerjasama antara sebuah perusahaan atau instansi pemerintah DENGAN sebuah lembaga pendidikan tinggi.
  2. Program tersebut harus dilakukan di Indonesia, dan dalam kurun waktu tidak lebih dari tiga tahun ke belakang (2014-2016).
  3. Peserta dapat mendaftarkan lebih dari satu program PKM-CSR, namun tiap pendaftaran akan dikenakan biaya.

Cara pendaftaran

  • Kirimkan synopsis (5 – 10 halaman, di luar materi pendukung) program PKM-CSR, yang berisikan:
  1. Judul program PKM-CSR
  2. Key contact person
  3. Perusahaan / lembaga pendaftar
  4. Bentuk kerjasama antar instansi
  5. Budget (semua informasi tentang budget bersifat confidential)
  6. Tujuan
  7. Penelitian
  8. Strategi
  9. Eksekusi
  10. Evaluasi hasil / dampak
  11. Materi pendukung: Web addresses / URL, kliping, foto, dokumentasi, testimoni, dll.
  • Investasi: Rp. 500.000*. Pembayaran bisa dilakukan melalui transfer ke:

          Rekening no 176 00 56 56 56 56

          Bank Mandiri Cabang Tangerang

          a/n Panitia Konferensi Nasional PKM-CSR

            *Sudah termasuk biaya pendaftaran dan registrasi Konferensi Nasional PKMCSR 2016 di Padang.
            *Tidak termasuk biaya akomodasi dan transportasi.
  •  Synopsis beserta bukti pembayaran dikirim ke alamat email: pkmcsr@gmail.com.

 Tanggal penting

  • Batas waktu pendaftaran: 30 September 2016
  • Pengumuman finalis: 14 Oktober 2016
  • Penganugerahan pemenang: 27 Oktober 2016

Pemenang

Adapun para pemenang akan dipilih berdasarkan dampak positif mereka dan solusi inovatif dalam bidang, antara lain:

  1. Pertanian, Perikanan dan Kelautan
  2. Lingkungan Hidup & Manajemen Bencana
  3. Kesehatan
  4. Ekonomi, Sosial, & Budaya
  5. Teknologi Informasi & Komunikasi
  6. Pendidikan
  • Setiap partisipan akan memperoleh sertifikat keikutsertaan; Apabila masuk sebagai finalis, maka juga akan memperoleh sertifikat finalis.
  • Apabila terpilih sebagai finalis, maka diwajibkan hadir dalam acara penganugerahan pada tanggal 27 Oktober 2016.
  • Para finalis diwajibkan untuk memproduksi poster yang menggambarkan program PKM-CSR terkait dan membawa poster tersebut pada acara Konferensi Nasional PKMCSR Ketentuan spesifikasi poster akan diberitahukan selajutnya.
  • Penganugerahan PKM-CSR Award 2016 akan diberikan kepada tiga pemenang: First Award, Second Award, dan Third Award.